bagaimanaku mendua, jika denganmu saja sudah berkecukupan walau aku tahu, kau tak hanya milikku kau terbagi menjadi beberapa bagian tubuh dusta diantara kita semua tahu, tapi semua menutup mata semua tahu, tapi semua menutup mulut tak ada kata manis yang keluar dari mulut mu bahkan jika cacian memang layak, kau akan menamparnya ke wajahku jika… Continue reading Bukan kekasih
Kosan
Rongga hidung ku sudah penuh dengan ingus mengalir bagaikan air bah tangisanku tak kunjung henti bagaimana ini? rasanya setiap perpisahan kita selalu saja tetap sakit ini bukan pertama kali, bahkan sudah puluhan ratusan kali bagaimana ini? aku tidak bisa, aku masih sayang sayang hidup sendiri bagaimana aku mau bayar kosan, jika putus dengan mu semua… Continue reading Kosan
Dia
Terlalu banyak kenangan yang kalian tanam, setiap detik adalah hembusan napas cinta antara kalian. Tidak ada yang ingin berakhir, tapi setahuku kau mulai bermain api tanpa peduli cintamu masih utuh padanya. Semua rasa sayang padamu atas cinta kalian, tak ada yang berani membantah. Semua kemanisan yang sudah kau kumpulkan terasa pahit sama malam kau termenung.… Continue reading Dia
Bukan Simpanan
Aku pernah mengucapkan rindu pada lelaki tak bernyawa Entah setan mana lagi yang menghampiriku Kuucap rindu karna setiap rasa sepi, inginku berbagi kasih dengan seseorang Setiap kata rinduku dibayarkan dengan dusta Tidak ada yang salah Aku memilih menjadi yang bersalah Karena aku tak bisa membiarkan orang menjadi pendusta karna aku yang seharusnya selalu berdusta Ku… Continue reading Bukan Simpanan
Bukan Puisi III
Semakin larut malam menghantam, semakin mesra membara api cinta kita. Sekujur tubuhku bungkam atas nikmatnya kasih sayang kau berikan, semakin larut semakin panas yang kurasakan. Semakin larut, wajahku semakin panas, tubuhku merona, wajahmu memerah. Sekujur tubuhku terlukis semua akan perbuatanmu. Awalnya kau menarik lembut helaian rambut ku, mengelus tungkai leherku, mencium bibirku, mengelusnya, membelainya, mewarnainya… Continue reading Bukan Puisi III
Kasih tak berbalas
Kau sebut itu cinta saat di matamu tak ada aku. Bagaimana ini? Letihku mengejar cintamu tak berbuah apapun. Sakit hatiku seakan tak sembuh, sepertinya ini untuk selamanya. Bisakah kembali kau membuka jendela hari ku? Akankah suaramu masih terdengar sayup saat memanggilku di alam di tidurku? Bisakah kau, maukah kau, inginkah kau? Bagaimana ini? Aku masih… Continue reading Kasih tak berbalas
You
I can write all the things, but I can't remember the things about you
22 November 2021
Hai lelaki yang sangat mencintai kekasihnyaApa kabar kamu sekarangSekian lama menelantarkan rasa suka ku, kini kau muncul hanya untuk mencabik rasa kuTernyata menulis kata tentang mu itu menyenangkanAlangkah lebih baik melihat mu menikahDibalut jas hitam dan wajah lucu mu akan selalu membingkai di hatikuJadi, bagaimana? Apakah mendua itu indah?Apakah kita akan selalu diambang rasa cinta… Continue reading 22 November 2021
22 November 2021
baru saja ku kembali dari masa lalusemua yang dari awal aku ucapkan adalah cinta itu bohongku mulai mendusta atas nama birahisekarang ku mulai menikmati nafsuhari ini ku mulai merayubarusan ku melemparkan rayuan manistiba-tiba ku menarik dirimenjauh agar tak terjamahagar tidak lagi sakitagar semua rasa pedih dalam hati menghilanglalu mau ku apa sebenarnyaaku mulai merasakan kenikmatan… Continue reading 22 November 2021
Mendua
Mengapa kau mendua? Bukankah dia lebih menyenangkan. Senyumnya yang anggun. Wajah yang cantik, manis, jelita. Suara yang lembut, halus tak terbantahkan Rayuan gelap malam yang selalu kau untai untuknya Ajak bercinta dikala senja mengetuk jendala. Setiap jengkal tubuh indahnya sudah kau miliki. Pernahkah kau jengkel atas tingkah menyebalkanmu itu? Berusaha mendua, sedang dia berjuang. Dia… Continue reading Mendua