Uncategorized

Kosan

Rongga hidung ku sudah penuh dengan ingus mengalir bagaikan air bah tangisanku tak kunjung henti bagaimana ini? rasanya setiap perpisahan kita selalu saja tetap sakit ini bukan pertama kali, bahkan sudah puluhan ratusan kali bagaimana ini? aku tidak bisa, aku masih sayang sayang hidup sendiri bagaimana aku mau bayar kosan, jika putus dengan mu semua… Continue reading Kosan

Uncategorized

Dia

Terlalu banyak kenangan yang kalian tanam, setiap detik adalah hembusan napas cinta antara kalian. Tidak ada yang ingin berakhir, tapi setahuku kau mulai bermain api tanpa peduli cintamu masih utuh padanya. Semua rasa sayang padamu atas cinta kalian, tak ada yang berani membantah. Semua kemanisan yang sudah kau kumpulkan terasa pahit sama malam kau termenung.… Continue reading Dia

Uncategorized

Bukan Puisi III

Semakin larut malam menghantam, semakin mesra membara api cinta kita. Sekujur tubuhku bungkam atas nikmatnya kasih sayang kau berikan, semakin larut semakin panas yang kurasakan. Semakin larut, wajahku semakin panas, tubuhku merona, wajahmu memerah. Sekujur tubuhku terlukis semua akan perbuatanmu. Awalnya kau menarik lembut helaian rambut ku, mengelus tungkai leherku, mencium bibirku, mengelusnya, membelainya, mewarnainya… Continue reading Bukan Puisi III

Uncategorized

22 November 2021

Hai lelaki yang sangat mencintai kekasihnyaApa kabar kamu sekarangSekian lama menelantarkan rasa suka ku, kini kau muncul hanya untuk mencabik rasa kuTernyata menulis kata tentang mu itu menyenangkanAlangkah lebih baik melihat mu menikahDibalut jas hitam dan wajah lucu mu akan selalu membingkai di hatikuJadi, bagaimana? Apakah mendua itu indah?Apakah kita akan selalu diambang rasa cinta… Continue reading 22 November 2021

Uncategorized

22 November 2021

baru saja ku kembali dari masa lalusemua yang dari awal aku ucapkan adalah cinta itu bohongku mulai mendusta atas nama birahisekarang ku mulai menikmati nafsuhari ini ku mulai merayubarusan ku melemparkan rayuan manistiba-tiba ku menarik dirimenjauh agar tak terjamahagar tidak lagi sakitagar semua rasa pedih dalam hati menghilanglalu mau ku apa sebenarnyaaku mulai merasakan kenikmatan… Continue reading 22 November 2021

Uncategorized

Mendua

Mengapa kau mendua? Bukankah dia lebih menyenangkan. Senyumnya yang anggun. Wajah yang cantik, manis, jelita. Suara yang lembut, halus tak terbantahkan Rayuan gelap malam yang selalu kau untai untuknya Ajak bercinta dikala senja mengetuk jendala. Setiap jengkal tubuh indahnya sudah kau miliki. Pernahkah kau jengkel atas tingkah menyebalkanmu itu? Berusaha mendua, sedang dia berjuang. Dia… Continue reading Mendua