Menjadi lelaki yang mengakhiri kisah cinta dengan patah hati itu menyedihkan. Tapi apa daya, si wanita lebih memilih pria berparas tampan dan berduit. Tarjo. Lelaki paruh baya si manajer keuangan. Lelaki yang begitu mudah menggaet si Maria kekasih angan-anganku. Menjeratnya dalam keseriusan hubungan dengan berbagai embel-embel kehidupan masa depan yang indah. Kutak berduit banyak. Wajah… Continue reading Maria Sudah Menikah
Category: Uncategorized
Bukan Puisi I
Laila... Mereka memanggilnya Laila, wanita mandiri yang sudah memiliki anak berumur 2 tahun padahal tahun lalu dia masih merayakan ulang tahunnya yang ke 16 tahun. Tak ada yang mengetahui siapa ayah kandung dari buah hatinya itu, bahkan ibunya sendiri masih suka bertanya hingga saat ini. Laila si wanita yang dahulunya manja, kini hanya tahu memanjakan… Continue reading Bukan Puisi I
Setumpuk Dendam
Seandainya, jika, mungkin saja memang demikian, tetapi ini tidak benar nyatanya. Setiap jengkal kenangmu adalah anugrah yang menyedihkan. Bagaimana tidak, mengingatmu adalah kepedihan dalam memori masa lalu. Diamku saat itu adalah rasa cinta yang sampai sekarang masih melayang. Melihatmu dengan buah hatimu membuatku merasakan apa arti kebencian yang sebenarnya. Bagaimana mungkin kau tersenyum lembut dengan… Continue reading Setumpuk Dendam
Mati
Rasanya beban tak lagi cukup ringan untuk kupikul.
Sang Birahi
Menelan waktu seakan menelan setiap jengkal penderitaan Bagaimana mungkin hidup selalu seperti ini Tidak sedih tidak bahagia Seakan mati rasa Berjumpa malam yang kelam menjadi saksi bisu Setiap jengkal tubuh seakan menghantui Lelah melihat, merasa pun sulit Mendekam rindu seakan memiliki perasaan Kekasih yang hidup tak akan lama bersama Menjadi mati lebih baik daripada seperti… Continue reading Sang Birahi
Rasanya, rasamu tak lagi sama
Kita tidak pernah bepergian jauh. Paling hanya berjalan di lintasan alam pikiranku saja. Kita sering menerka masa depan yang sejujurnya hanya dalam pikiranku saja. Kita sering berbicara dalam hati. Berteriak dan tertawa. Melawan arus perubahan gerak gerik wajah. Berusaha terlihat mapan namun sebenarnya kacau dalam pikiran. Kita sering melintasi jalan yang sama di saat yang… Continue reading Rasanya, rasamu tak lagi sama
Bunuh
Sarang burung di pohon durian belakang rumah sudah tidak ada lagi. Burungnya, tak tahu terbang kemana. Biasanya, dia akan mampir ke teras rumah sambil bersiul dan kakinya yang mungil akan mengais pot bunga mawarku. Seperti burung yang terbang tak tahu kemana, demikian kau, Ali. Pergi entah kemana, bahkan telepon saja tak bisa memanggilmu. Bagaimana mungkin… Continue reading Bunuh
Zina
Jika mengingat mu saja sudah zina.Bagaimana dengan mencumbu setiap jengkal tubuhmu?
Kasih tak Sampai
jadi, bagaimana jika seandainya memang kita tak harus bertemu tapi kalau tidak, bagaimana aku bisa tahu caranya jatuh cinta lagi setiap pertemuan kita di sela malam berganti pagi, setiap subuh yang mendingin setiap kecupan adalah ucapan selamat tinggal bagaimana aku tidak bisa mengartikan ini cinta bagaimana mungkin kita memilih berpisah, bercinta saja belumbagaimana kita bisa… Continue reading Kasih tak Sampai
Para bangsat mengatasnamakan Cinta
Kita memuja cinta sama seperti memuja dengki Kita saling membutakan mata untuk melihat kesalahan cinta Kita hanya bermain hati Mempermainkan perasaan Berkata bahwa perasaan adalah segalanya Cinta tak tahu malu Cinta tak tahu diri Cinta tak tahu diuntung Cinta tak tahu apa itu berputar balik Cinta tak tahu apa itu berdusta Kita mengartikan cinta ya… Continue reading Para bangsat mengatasnamakan Cinta