Uncategorized

Sang Birahi

Menelan waktu seakan menelan setiap jengkal penderitaan

Bagaimana mungkin hidup selalu seperti ini

Tidak sedih tidak bahagia

Seakan mati rasa

Berjumpa malam yang kelam menjadi saksi bisu

Setiap jengkal tubuh seakan menghantui

Lelah melihat, merasa pun sulit

Mendekam rindu seakan memiliki perasaan

Kekasih yang hidup tak akan lama bersama

Menjadi mati lebih baik daripada seperti ini

Birahi malam muncul saat tak ada lagi harapan

Hanya bayang-bayang si empunya hati yang selalu terlihat

Meski selalu bercakap, tapi pikiran selalu melayang

Beban hidup serasa tiada jika memang sudah tiada di bumi ini

Seikhlasnya, ingin sekali mengakhiri hidup

Tenang di alam bawah sadar, tak tahu benarkah ada kehidupan abadi

Leave a comment