Lakinya bodoh

Lelaki yang Masih Menyusu

Kau hanya mencari pentil ibumu. Tidak menjadi anak durhaka adalah tujuan hidupmu. Menjadi diri sendiri dengan mulut penuh asi adalah keinginanmu.

Lalu, menganga dengan luka lebam di dadamu, membuatmu merasa paling menderita.

Kau salahkan bapakmu. Bayaran atas durhaka bapakmu seakan mengintai masa depanmu yang kosong itu.

Kau paksakan semua harus sesuai maumu, tanpa peduli orang lain juga butuh hidupnya sendiri untuk mereka sendiri.

Kau paksa bapakmu jadi penagih utang, kau paksa dia menjadi maumu?

Apakah selama ini kau berusaha? Apakah selama ini kau memang mencoba menjadi seorang manusia yang layak?

Aku tidak menyalahkanmu, aku menuntutmu, menuntutmu menjadi manusia yang punya kepala dan otak yang berfungsi.

Selagi kau masih hidup, apakah tidak mau mencoba untuk bertahan menjadi manusia baik. Apakah luka batinmu sudah sembuh, pulih, membaik? Atau malah kau buat itu jadi parang besar, menjadi tombak membunuh dirimu sendiri?

Apakah kau mencoba paham, selama ini kau hanya berusaha menjauh dari dirimu sendiri.
Apakah kau sadar, bahwa kau hanya berusaha terlihat menarik dan memikat untuk membunuh dirimu sendiri?

Apakah kau sadar, ibumu mencintaimu bukan membencimu, ayahmu membanggakanmu dengan semua kepalsuanmu.

Kau memang aneh dan bodoh.

26 April 2025

Leave a comment