Tak terasa terik mulai hilang
Di ufuk barat, warna jingga mulai berkuasa
Suara nyamuk terbang mulai terdengar nyaring
Hembusan angin terasa dingin di kulit telanjangku
Adinda, jika kita memang harus berpisah
Bukankah pertemuan ini sangat menyiksa
Semakin banyak kenangan yang tak bisa disangkal
Semakin banyak doa yang menggila kepada Tuhan
Bukankah harusnya perpisahan ini hanya mengirimkan ucapan;
Doa dan selamat jalan?
Jika di masa depan bertemu, sapalah aku
Adinda…
Sedari tadi, diammu membuatku marah
Terasa dipermainkan dengan apik olehmu
Di bawah rindang pohon yang tak ku tahu namanya ini semakin membuatku gelisah
Pasir putih yang menempel di sela-sela jari kaki mu
Rambutmu yang terlihat acak oleh angin pantai
Membuatku akan sulit untuk tidur malam ini
Senja semakin gelap
Deru ombak semakin terdengar nyaring
Senja sudah lenyap
Pasir sekarang beralaskan pakaianmu dan punyaku
Adinda…
Sialan…