Uncategorized

Senja Pantai

Tak terasa terik mulai hilang

Di ufuk barat, warna jingga mulai berkuasa

Suara nyamuk terbang mulai terdengar nyaring

Hembusan angin terasa dingin di kulit telanjangku

Adinda, jika kita memang harus berpisah

Bukankah pertemuan ini sangat menyiksa

Semakin banyak kenangan yang tak bisa disangkal

Semakin banyak doa yang menggila kepada Tuhan

Bukankah harusnya perpisahan ini hanya mengirimkan ucapan;

Doa dan selamat jalan?

Jika di masa depan bertemu, sapalah aku

Adinda…

Sedari tadi, diammu membuatku marah

Terasa dipermainkan dengan apik olehmu

Di bawah rindang pohon yang tak ku tahu namanya ini semakin membuatku gelisah

Pasir putih yang menempel di sela-sela jari kaki mu

Rambutmu yang terlihat acak oleh angin pantai

Membuatku akan sulit untuk tidur malam ini

Senja semakin gelap

Deru ombak semakin terdengar nyaring

Senja sudah lenyap

Pasir sekarang beralaskan pakaianmu dan punyaku

Adinda…

Sialan…

Leave a Reply